search

Solo The Spirit of Java

Solo The Spirit of Java
Welcome to my blog
Share |
Tampilkan postingan dengan label inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inggris. Tampilkan semua postingan

Martins Berikan Birmingham Gelar Juara

Penyerang Nigeria Obafemi Martins berhasil memberikan gelar Piala Liga untuk klub barunya Birmingham City setelah mengalahkan tim yang lebih difavoritkan Arsenal dengan skor tipis 2-1 di Stadion Wembley, Minggu (27/2).

Bagi tim asuhan Alex McLeish tersebut, keberhasilan mengangkat trofi Piala Liga ini merupakan sukses tersendiri dan gelar ini merupakan yang kedua bagi Birmingham sejak terakhir mereka raih pada 1963.

Sementara kegagalan kembali ditelan oleh anak-anak asuhan Arsene Wenger, yang tadinya berambisi untuk memberikan gelar ini kepada kapten tim Cesc Fabregas, yang absen karena cedera di tengah pekan.

Tampil tanpa kendali sang kapten, Arsenal terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainannya, meski menurunkan Jack Wilshere di jantung lini tengah timnya.

Justru Birmingham yang mampu mencuri perhatian publik Wembley, setelah di menit ke-28 striker Serbia Nikola Zigic tidak menyia-nyiakan tendangan pojok Roger Johnson untuk mengelabuhi penjaga gawang Wojciech Szczesny.

Satu menit kemudian Arsenal mencoba membalas ketertinggalan melalui sisi kanannya yang dikuasai oleh Robin van Persie, namun tendangan melengkungnya hampir saja merobek jala Birmingham.

Pendukung Arsenal baru bisa tersenyum pada menit ke-39. Diawali dari upaya Jack Wilshere, yang kemudian dikuasai oleh Andrei Arshavin, berhasil mengirim umpan silang ke arah Van Persie guna menceploskan bola ke gawang Foster.

Pelatih Alex McLeish sepertinya ingin menambah kekuatan di babak kedua dengan melakukan pergantian dan memasukkan Obafemi Martins saat pertandingan tersisa tujuh menit lagi.

Akan tetapi hanya berada di atas lapangan selama enam menit, Martins mampu menjebol gawang Wojciech Szczesny. Berawal dari pergerakan Zigic yang coba dihentikan sang kiper dan Koscielny, justru berbuah bumerang karena Martins dengan leluasa menceploskan bola ke dalam gawang.

Bagi Arsene Wenger kegagalan ini sekaligus membuat anak-anak asuhannya harus kembali menunda tanpa gelar juara sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala FA pada 2005.

Susunan pemain:

Arsenal: Szczesny, Sagna, Djourou, Koscielny, Clichy, Rosicky, Song, Nasri, Wilshere, Arshavin (Chamakh 77'), van Persie (Bendtner 69')

Birmingham: Foster, Carr, Johnson, Jiranek, Ridgewell, Fahey (Martins 83'), Gardner (Beausejour 50'), Ferguson, Bowyer, Larsson, Zigic (Jerome 90').
»»  Baca Selengkapnya...

Walcott: Bale Paling Menarik

image
Theo Walcott. (Getty Images)

Pemain sayap Arsenal, Theo Walcott, yakin bahwa pemain sayap Tottenham Hotspur, Gareth Bale, saat ini merupakan pemain yang paling menarik di Liga Premier.

Pemain asal Wales itu memang memperlihatkan peningkatan yang sangat signifikan dalam beberapa waktu terakhir setelah ia menjadi pemain terbaik saat tampil cemerlang dalam dua pertandingan menghadapi juara Eropa, Inter Milan, yang membuatnya menjadi pemberitaan utama hampir di seluruh Eropa.

Dan Walcott, rekan Bale semasa masih di Southampton, menegaskan bahwa ia akan sangat menikmati kesempatan untuk bertarung dengan Bale di area sayap pada derby London Utara di Stadion Emirates, Sabtu (20/11).

Ketika ditanyakan siapa yang ia rasa menjadi pemain paling menarik di Inggris, Walcott mengatakan pada FATV bahwa Bale adalah yang paling menarik. "Di Liga Premier? Buat saya Gareth Bale," ujar Walcott.

"Saya ingin menghadapi Gareth Bale karena saya dan dia tumbuh bersama saat masih muda di Southampton dan kami saling mengenal satu sama lain sejak kami berusia sepuluh atau sebelas tahun," ungkap pemain sayap The Gunners itu. "Jadi, ini akan menjadi kenikmatan kecil lain bagi kami berdua," tambahnya.

»»  Baca Selengkapnya...

Liverpool Tidak Belanja Januari

image
John W Henry. (Getty Images)

Pemilik Liverpool yang baru, John W Henry, menyatakan klubnya mungkin tidak akan aktif berbelanja pemain pada bursa transfer Januari nanti.

Setelah kalah 0-2 dari Stoke City pada Sabtu lalu, banyak fan Liverpool yang menginginkan klub kesayangannya itu memperkuat skuatnya pada bursa transfer Januari nanti. Gayungpun bersambut, karena Roy Hodgson juga berniat ingin memperkuat skuatnya dengan mendatangkan seorang penyerang dan seorang pemain bertahan pada Januari nanti. Tapi tampaknya keinginan fan dan Hodgson itu mendapat batu ganjalan dari Henry.

"Kami masih mempunyai banyak pekerjaan dan klub ini harus bisa lebih baik lagi di lapangan. Apakah kesuksesan itu bisa didapatkan pada Januari? Saya ragu akan hal itu. Saya berpikir kalau kami baru bisa meningkatkan kualitas tim kami pada bursa musim panas," ujar Henry, seperti yang dikutip The Sun.

Lebih lanjut Henry menyerukan agar timnya bisa tampil lebih baik lagi di lapangan. Pasalnya ia tahu klubnya bisa melakukan sesuatu yang lebih dan itu telah dilihatnya saat melawan Chelsea. Jika itu semua usaha telah dilakukan, barulah ia akan memikirkan untuk berbelanja pemain pada bursa transfer musim panas nanti.

"Kami melihat tim yang berbeda saat mengalahkan Chelsea. Itu menunjukkan apa yang mereka bisa. Kami tahu bagaimana caranya untuk menjadi kompetitif di liga ini dan saya tahu klub ini bisa lebih baik," tutup
»»  Baca Selengkapnya...

Agen: Clichy Tidak akan Kemana-mana

image
Gael Clichy. (Getty Images)

Mewakili pemain Arsenal, Gael Clichy sang agen mengatakan kliennya tidak tertarik hijrah ke Serie A dalam waktu dekat.

Penampilan impresif pemain bertahannitu untuk The Gunners memancing berkembangnya rumor yang mengaitkan dirinya dengan salah satu raksasa Italia, Juventus.

Meski tidak menampik suatu saat kliennya mungkin saja hijrah ke Italia. Ivan Le Mee menegaskan sampai saat ini hubungan Clichy dengan Arsenal dan Arsene Wenger masih berlangsung baik. Hal itulah yang membuat bek timnas Prancis itu akan tetap di Emirates setidaknya sampai kontraknya berakhir dua tahun lagi.

"Hubungan antara dia dengan Wenger dan Arsenal baik. Saya tidak mengerti dari mana datangnya rumor tersebut. Selain itu, kontraknya baru berakhir pada Juni 2012, jadi tidak masuk akal rumor tersebut terjadi sekarang," imbuh Le Mee.

"Gael bermain sangat baik di Premier League dan timnas. Sekarang dia merupakan pemain inti. Akan ada waktu nanti untuk dia pergi ke Italia," tambahnya.

»»  Baca Selengkapnya...

Arsenal Kini Bermental Juara

EPL - Arsenal vs Birmingham City, Marouane Chamakh (Getty Images)
Kapten Everton Phil Neville menganalisis progres Arsenal. Ia meyakini, kini The Gunners telah memiliki mental baja untuk memenangkan kembali gelar Liga Primer Inggris sekaligus mengakhiri dahaga gelar bagi mereka.

Penilaian Neville ini disampaikannya usai timnya menghadapi klub London Utara itu yang berkesudahan dengan kekalahan Everton 2-1. Neville melihat, kekuatan Arsenal dalam bersaing di jalur juara kian sangat besar.

"Sepertinya mereka tampak lebih tangguh sekarang," ujar eks bek sayap timnas Inggris ini seperti dilansir Tribalfootball.

"Mereka selalu bermain sepakbola indah dan tidak akan pernah meluputkan permainan itu."

"Di sanalah mereka telah berkembang. Anda bisa merasakan ada perbedaan. Kami selalu dihadapkan pada masalah stamina sebelum bertanding, namun mereka sudah bisa mengantisipasinya. Mereka memang pantas menang."

Kemudian Neville mengkomparasi Arsenal era terdahulu dengan dewasa ini.

"Mereka sudah tak akan klop lagi dengan tim Arsenal ala Patrick Vieira dan Martin Keown di dalamnya, tetapi mereka kini telah tumbuh setiap tahun."

"Mereka telah menambahkan pengalaman untuk kualitas yang lain, dan sekarang mungkin mereka sudah meraih apa yang dibutuhkan untuk menang di tempat seperti Everton, Stoke dan Bolton."

"Kondisi memang tidak selalu sempurna, mereka telah menghapus masa lampau. Mereka punya manajer hebat yang paham, cepat atau lambat para pemain mudanya akan menyadari potensinya di tahun-tahun mendatang."

"Mereka telah mendapatkan pengalaman dan mulai menghargai bahwa sepakbola tidak selalu bermain indah dan mencetak gol dengan sempurna. Anda bisa bermain tandang dan menang dengan melihat tim itu tidak merefleksikan Arsenal sama sekali."

"Lihat Chelsea dan Manchester United, mereka tidak selalu menang dengan bermain sepakbola indah. Yang terpenting Anda harus bisa memaksimalkan poin ketika tidak dalam kondisi terbaik."

"Dan sekarang, Arsenal sedang mempelajari hal tersebut."
»»  Baca Selengkapnya...

Chelsea Kehilangan Kualitas dan Kuantitas

image
Samir Nasri. (Gety Images)

Dengan status yang disandang Chelsea sebagai juara Liga Inggris musim lalu, banyak pihak tercengang saat pasukan Carlo Ancelotti itu dihajar Sunderland 3-0, Ahad (13/11) malam WIB.

Begitu pun bagi gelandang Arsenal, Samir Nasri. Mengaku terkejut dengan kekalahan yang dialami The Blues, terlebih kekalahan itu didapat saat mereka melakoni partai kandang, Nasri langsung mengkritik habis-habisan skuad dari salah satu rival timnya di Liga Inggris tersebut.

Nasri menyebut bahwa Chelsea telah kehilangan kualitas dan kuantitas dibanding musim lalu. Menurutnya, Chelsea belum bisa menggantikan peran dari Deco, Michael Ballack, dan Ricardo Carvalho, yang memilih hengkang pada awal musim ini. Nasri juga berpendapat klub asal London Utara itu tidak memiliki skuad yang dalam, terbukti saat John Terry, Alex, dan Michael Essien mesti absen, karena berbagai hal, Chelsea tidak bisa menurunkan pelapis yang sepadan.

"Tiga kosong di kandang, melawan Sunderland? Saya tidak pernah menyangka. Saya kira mereka akan mendapatkan hasil seri, atau kalah 0-1, tapi 3-0? Tidak sama sekali. Ketidakhadiran John Terry, Alex, dan Michael Essien membuat perbedaan besar pada kekuataan Chelsea," ungkap Nasri seperti dilansir The Telegraph, Selasa (14/11).

"Mereka (Chelsea) kehilangan Michael Ballack dan Deco di lapangan tengah, dan juga Ricardo Carvalho dan Chelsea belum bisa mencari pengganti yang tepat atas kepergian mereka. Starting eleven mereka sudah cukup bagus, tapi soal kekompakan tim, saya rasa, mereka sudah kehilangan secara kualitas dan kuantitas dibanding musim lalu," sambung pemain berusia 23 tahun tersebut.

»»  Baca Selengkapnya...

Pires: Chamakh Bakal Sukses di Arsenal

image
Marouane Chamakh. (Getty Images)

Dari performa yang ditunjukkan Marouane Chamakh di awal musim ini, eks gelandang Arsenal, Robert Pires, yakin striker asal Maroko tersebut bakal sukses bersama The Gunners.

Beradpatasi dengan Premier League bukan perkara mudah bagi pemain-pemain baru. Tugas semakin berat jika pemain tersebut bermain untuk Arsenal, klub yang menuntut semua pemainnya untuk terus bergerak, saat menyerang mau pun bertahan.

"Sulit bagi seorang pemain yang berasal dari liga seperti French Championnat untuk sukses di Inggris. Sepak bola Inggris sangat berbeda," ucap Pires kepada The Mirror.

"Hal yang paling sulit adalah menyesuaikan diri dengan kecepatan permainan, tapi kemudian ada sisi fisik. Anda harus memberikan waktu kepada pemain untuk beradaptasi," sambungnya.

Di luar dugaan, Chamakh mampu menaklukkan sepak bola Inggris dengan cepat. Striker berusia 26 tahun ini sukses menutupi ketidakhadiran striker-striker Arsenal yang sempat cedera semisal Robin van Persie, Nicklas Bendtner, hingga Theo Walcott, dengan torehan lima gol dalam 12 laga bersama The Gunners.

Pires, yang saat ini sedang berlatih bersama Arsenal setelah tidak mendapatkan klub baru di musim panas lalu, memuji eks Bordeaux tersebut.

"Saya mengenalnya karena saya sedang berlatih bersama Arsenal. Ia memiliki semua kualitas yang diperlukan untuk sukses di Inggris," kata Pires.

"Ia memiliki karakter, sentuhan dan teknik yang mumpuni, dan ia telah menunjukkan bahwa ia mampu mencetak gol. Ia bersedia untuk membantu tim saat bertahan. Itulah yang membuat saya yakin dia akan sukses di Arsenal," simpulnya.

»»  Baca Selengkapnya...

Revolusi Tujuh Tahun Ala Abramovich

Roman Abramovich/ dok.SOCCER

Dalam tujuh tahun sebelum kekuasaaan Roman Abramovich, Chelsea menghabiskan 106 juta pounds di bursa transfer dan memiliki penonton setia sekitar 39.784. Sementara, sesudah kehadiran Abramovich, semua meningkat drastis. Jumlah pengeluaran mencapai 457 juta pounds, dan suporter setia mereka menjadi 41.423.

Selisih di antara dua era tersebut hanya 1.639. Jika diakumulasi, hanya 278,828 pounds per satu orang fans. Tak heran jika saat ini Abramovich mulai mengambil langkah pemangkasan aliran investasinya di Chelsea. Termasuk menegakkan kebijakkan pemotongan biaya, dan pengurangan anggaran transfer.

Jika melihat rekapitulasi tersebut, ada beberapa faktor yang dianggap sangat mempengaruhi minimnya perkembangan Chelsea. Salah satunya adalah kapasitas Stadion Samford Bridge. Hanya sat laga-laga besar saja Stamford Bridge bisa menjual lebih dari 42,449 kursi.

Rata-rata penjualan tiket sejak kehadiran Abramovich memang belum cenderung stabil, dan tidak selalu terjual habis. Irosnisnya, selama tujuh tahun itu pula kapasitas Stamford Bridge sama sekali tidak bergeming.

Banyak yang beranggapan Chelsea di era Abramovich memang seharusnya memutuskan pindah ke stadion dengan kapasitas lebih besar. Taipan minyak asal Rusa itu sebenarnya sudah melakukan hal yang benar dalam membangun The Blues. Dia telah melakukan investasi pemain yang berkualitas baik, yang memberikan keberhasilan. Diajuga telah menekankan sepak bola menghibur.

Dia juga mampu membekukan harga tiket selama empat tahun terakhir, hingga mencapai keuntungan bersih sebesar 15 persen. Dia berhasil membangun sebuah klub tradisional meski melalui tahap yang sulit.

Arsenal mampu meningkatkan pemasukkan tiket sejak pindah dari Stadion Highbury ke Emirates yang berkapasitas lebih besar. Hal itu juga yang mendasarai rencana Tottenham Hotspur pindah dari White Hart Lane ke stadion barunya yang tengah dalam proses pembangunan.

Chelsea sendiri memang juga melihat rencana memperluas kapasitas stadionnya. Namun saat ini antusiasme Aramovich masih berada di sektor lain. Lompatan terbesar Chelsea terjadi pada 1989 sampai 2003 ketika penjualan tiket mereka meningkat dari 15,957 menjadi 39,770. Hingga pada tahun berikutnya mencapai 41,000, yang menjadi rata-rata hingga kini.

Meski hinga kini Abramovich sudah menggelontoran dana mencapai 457 juta pounds, namun hal itu tetap tak menyurutkan antusiasmenya membangun The Blues.

Ironisnya, langkah-langkah seperti yang dilakukan Abramovich saat ini memang mulai mendapat pertentangan dari UEFA. Upaya mengubah skuad secara instan seperti yang dilakukan Manchester City mendapat kendala dengan kebijakkan investasi yang diterapkan UEFA. Entah berapa banyak lagi investor-investor seperti Abramovich akan mampu terus menggebrak di industri sepak bola dengan aturan UEFA yang kian ketat. (Irawan)

»»  Baca Selengkapnya...

Korban-Korban 'Diktator' Fergie

Wayne Rooney/ dok.SOCCER

Masih ingat dengan sederet bintang-bintang seperti Paul Ince, Jaap Stam, David Beckham, Roy Keane, hingga Ruud van Nistelrooy? Bagi para pecinta Manchester United tentunya masih ingat saat kelimanya terpaksa cabut dengan tidak hormat dari Old Trafford karena pengaruh kediktatoran Manajer Sir Alex Ferguson.

Ya, mereka memang beberapa dari nama besar di MU yang terpaksa menjadi korban 'kekejaman' Fergie. Pegaruh Fergie di MU memang cukup dominan. Bahkan ketimbang jajaran direksi, bisa jadi Fergie memiliki kekuatan yang tak kalah superior.

Sedikit saja salah sikap, atau sekadar menyinggung perasaan sang manajer, alamat pemain itu harus seera mengepak koper untuk segera hengkang dari ld Trafford. Kini, kondisi itu tengah mengancam kelangsungan karier Wayne Rooney bersama Red Devils.

Akibat munculnya kabar perseteruannya dengan Fergie, Rooney diyakini hanya tinggal menghitung hari-hari terakhirnya di Old Trafford. Nasibnya hampir dipastikan bakal seperti lima pendahulunya yang telah lebih dulu menjadi korban otoritas Fergie di Old Trafford.

Situasi yang dialami Rooney bermula dari skandal seks yang membuatnya disingkirkan Fergie dari tim utama. Dengan dalih Rooney mengalami cedera, Fergie-pun semakin jarang memainkan Rooney sebagai starter.

Merasa jengah dengan kondisi itu, Rooney akhirnya berontak. Dia menegaskan tidak sama sekali mengalami cedera pergelangan kaki seperti yang dituduhkan Fergie. Kontan ucapan itu membuat hubungannya dengan Fergie semakin retak. Dan kini, Rooney sudah mulai bersiap-siap keluar dari Theater of Dream.

Kondisi hampir mirip denga Rooney juga dialami oleh Ince, Stam, Beckham, Keane, dan Van Nistelrooy. Meski dengan kasus yang berbeda-beda, namun pada dasarnya mereka harus mental karena Fergie sudah tak mengehendakinya di Old Trafford. (Irawan)

Berikut kasus-kasus mereka dengan Fergie yang memaksanya pergi dari MU:
1. Paul Ince (1989-1995)

Paul Ince/ dok.SOCCER

.

Meski statusnya saat itu sebagai pemain kunci, namun sikap keras Ince membuatnya kerap bersitegang dengan Fergie di beberapa kesempatan. Alhasil, hubungan keduanya perlahan-lahan semakin dingin, dan hampir tak ada komunikasi. Fergie-pun menjual paksa Ince ke Inter Milan pada 1995 dengan nilai 7,5 juta pounds.

Bahkan, saat Ince memutuskan kembali dari Italia dan ingin bermain lagi di Inggris bersama MU, Fergie menolak. Saking kesalnya dengan sikap mantan mentornya itu, Ince memutuskan bermain untuk rival abadi Setan Merah, Liverpool, selama dua tahun. Hingga akhirnya dia pensiun pada 2007 silam.

2. Jaap Stam (1998-2001)

Jaap Stam/ dok.SOCCER

.

Semasa bermain bersama MU, Stam merupakan salah satu defender terbaik Eropa. Sayang, akibat satu kesalahan kecil yang dianggap cukup fatal, kariernya di Old Trafford harus punah.

Dalam aurobiografi yang dirilisnya pada 2001, Stam memuat pernyataan yang secara langsung mengkritik Fergie serta beberapa rekan setimnya. Imbasya, dia terpaksa mengepak koper karena dipaksa pergi ke Lazio dengan harga 16,5 juta pounds.

3. David Beckham (1993-2003)

David Beckham/ dok.SOCCER

.

Menjelang akhir kariernya di MU, Beckham memang tengah mengalami cedera cukup serius, yakni pada awal 2003. Setelah pulih, dia sempat kesulitan merebut tempatnya dari Ole Gunnar Solskjaer. Pada Februari 2003, media di Inggris memuat gambar pelipis mata kiri Beckham yang terluka.

Diyakini luka tersebut didapat Becks setelah terkena sepatu Fergie yang ditendangkan ke arahnya saat melampaskan rasa kesal akibat kekalahan dari Arsenal di Piala FA. Sebelumnya media memang sudah melihat gelagat perpecahan hubungan antaa keduanya. benar saja, tak lama setelah insien itu, Becks terbang ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid seharga 25 juta pounds. Cukup murah untuk pemain sekaliber dia saat itu.

4. Roy Keane (1993-2005)

Roy Keane/ dok.SOCCER

.

Kapten MU ini memang dikenal sebagai pemain yang kerap melontarkan kata-kata pedas baik di lapangan maupun di luar. Tak heran jika keharmonisan hubunan dengan Fegie akhirnya pecah pada 2005 silam.

Akibat komentar pedasnya dengan mengkritik penampilan rekan-rekannya, dia masuk ke dalam daftar hitam di mata Fergie. tak ada toleransi meski dia sudah 12 tahun mengabdi di Old Trafford sebagai kapten. Pada 2005, dia dilepas dengan status bebas transfer, hingga bergabung ke Glasgow Celtic.

5. Ruud van Nistelrooy (2001-2006)

Ruud van Nistelrooy/ dok.SOCCER

.

Striker asal Belanda ini memang berstatus top skorer MU sepanjang sejarah. Namun, akibat ketegangan yang diciptakannya dengan bintang muda, Cristiano Ronaldo. Insiden itu muncul setelah Fergie tak memainkannya di final Piala Liga melawan Wigan Athletic, Ruudtje mulai diasingkan. Saat itu Fergie memang berdalih karier Ruudtje sudah habis, dan tidak setajam sebelumnya.

Pada akhirnya, dia dilego ke Madrid menyusul Beckham dengan harga sekitar 8,7 juta pounds. Di Madrid, dia menunjukkan kepada Fergie kalau dirinya belum habis, dan menjadi salahsatu bomber tersubur di Liga BBVA.

»»  Baca Selengkapnya...

Capello Bakal Panggil Striker Newcastle

Andy Carroll. (Dok.SOCCER)
Andy Carroll. (Dok.SOCCER)

Kesuksesan mencetak gol kemenangan bagi Newcastle United saat melawan Arsenal, Minggu (7/11), rupanya membawah berkah tersendiri bagi striker Andy Carroll.

Carroll menjadi pahlawan kemenangan Newcastle saat mencetak gol ke gawang Arsenal pada menit ke-45. Berkat gol tunggalnya Carroll, The Magpies pun memenangkan pertandingan atas The Gunners.

Berkah bagi Carroll. Dalam laga melawan Arsenal, pelatih Fabio Capello ternyata berada di Emirates ikut menonton jalannya pertandingan. Terkesan dengan penampilan Carroll, Capello mempertimbangkan untuk memanggil masuk dalam timnas Inggris.

Capello ingin Carroll tampil melawan Prancis dalam laga persahabatan di Prancis yang digelar di Stadion Wembley pada 17 November mendatang. Namun sebelum memanggil Carroll, Capello terlebih dulu akan berkonsultasi kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Capello sudah lama mengagumi sosok Carroll. Bahkan pada laga kualifikasi Euro 2012 melawan Montenegro, 12 Oktober lalu, Carroll dipanggil untuk memperkuat Inggris. Tapi ia gagal melakukannya setelah tak mengikuti tes medis untuk skuad U-21. Gara-gara inilah pelatih Stuart Pearce kabarnya marah dengan Carroll.

Tapi manajer Newcastle membantah bahwa Carroll adalah tipe pemain pembangkang. “Tidak perlu dipertanyakan untuk tidak memasukkan Andy,” ujar Chris Hughton.

“Dia bukan pemain yang sulit untuk diatur. Secara mental dia sangat kuat,” imbuh sang manajer.
»»  Baca Selengkapnya...

Setan Merah Gaet Bocah 15 Tahun

Mats Moller Daehli/ dok.SOCCER
Mats Moller Daehli/ dok.SOCCER

Manchester United kembali memburu talenta-talenta muda dari seluruh penjuru Eropa. Kali ini, bocah berusia 15 tahun asal Norwegia bernasib beruntung karena berhasil menarik minat Red Devils untuk memboyongnya.

Pemuda yang dimaksud adalah Mats Moller Daehli yang sebelumnya bermain di klub Norwegia, Stabaek. Menurut harian Norwegia, Dagbladet, Daehli tengah merampungkan urusan transfernya dengan MU. Meski begitu, Daehli baru bisa bergabung ke Old Trafford pada 1 Februari 2011.

Bergabungnya Daehli terblang tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, dia sudah menjalani trial bersama MU sejak beberapa waktu lalu. Daehli sendiri sudah berhasil menembus skuad timnas Norwegia U-15 dalam sebuah turnamen di Prancis. Meski Norwegia gagal melaju jauh, namun Daehli dinobatkan sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut.

Di Norwegia, kualitas Daehli memang sudah cukup dikenal. Bahkan, pelatih Stabaek, Pal Berg menganggap gelandang serang muda itu sebagai pemain dengan teknik tinggi dan talenta yang luar biasa.

MU sendiri kemungkinan tak akan langsung memasukkan Daehli ke skuad utama. Dia akan bergabung dengan akademi MU di bawah asuhan Pelatih Ole Gunnar Solskjaer, yang notabene juga eks pemain timnas Norwegia.
»»  Baca Selengkapnya...

Bungkam Juara Sementara, The Reds Meroket

image
Liverpool vs Chelsea. (Getty Images)

Liverpool terus memperbaiki performa buruk dan mengembalikan kepercayaan dirinya dengan membungkam Chelsea 2-0 di Anfield, Senin (8/11) dini hari WIB. Dua gol kemenangan itu dicetak Fernando Torres pada menit ke-11 dan ke-44.

Kemenangan ini juga menjadikan The Reds memperbaiki posisinya di klasemen sementara Premier League setelah sempat terperosok ke papan bawah. Steven Gerrard cs. langsung meroket dari peringkat 16 ke sembilan karena terus memperoleh kemenangan di tiga laga terakhirnya.

Pascakekalahan dari Blackpool kini Si Merah semakin berbahaya tiap kali bertanding dengan dukungan penuh para suporter di Anfield. Blackburn Rover, Napoli, dan yang terbaru Chelsea tidak sanggup memperoleh kemenangan di stadion tersebut.

Keputusan Roy Hodgson dengan mengistirahatkan Torres di partai Liga Europa menjadi keputusan yang tepat. Pasalnya, baru 11 menit laga di babak pertama mantan penyerang Atletico Madrid itu langsung merobek gawang Petr Cech. Berawal dari serangan balik pemain yang tampil impresif di belakang Gerrard, Lucas Leiva dengan mendorong bola kepada Dirk Kuyt dan lantas melepaskan umpan silang ke Torres, Liverpool unggul 1-0 usai El Nino mampu menaklukkan kiper tersebut.

Kebobolan lebih dulu membuat permainan Chelsea semakin memburuk. Kesalahan demi kesalahan yang mestinya tidak terjadi terus diperlihatkan para punggawa Carlo Ancelotti. Sementara itu, tuan rumah justru tampil semakin percaya diri setelah mencuri gol lebih dulu.

Serangan-serangan yang rapi dibangun pemain-pemain Hodgson kembali berbuah hasil tepat satu menit sebelum babak pertama berakhir. Gol tambahan yang menambah keuggulan The Reds menjadi 2-0 kembali diciptakan Torres. Dia sepertinya mulai menemukan lagi ketajamannya musim ini.

Dalam keadaan tertinggal membuat Ancelotti mengubah strategi di babak kedua. Guna mengejar defisit dua gol, dia memainkan Didier Drogba untuk menambah ketajaman lini depan juara sementara Liga Inggris itu. Masuknya penyerang haus gol itu memang langsung mengubah permainan buruk tim tamu di paruh sebelumnya.

Tingginya tempo permainan dan agresifitas yang lebih berujung dengan penciptaan beberapa peluang berbahaya di gawang Liverpool. Yang paling mencolok adalah kesempatan yang diperoleh Florent Malouda pada menit ke-65 dan Nicolas Anelka menit ke-86. Namun, rapinya penampilan Jamie Carragher dan Pepe Reina sanggup menghalau itu semua.

Hingga pertandingan berakhir, tidak satu pun gol balasan yang diciptakan para pemain Chelsea sehingga The Reds keluar sebagai pemenang dan berhak dengan raihan tiga angka di hadapan mayoritas pendukung setianya.

*****
Susunan Pemain


Liverpool: Pepe Reina, Martin Skrtel, Jamie Carragher, Paul Konchesky, Martin Kelly, Lucas, Steven Gerrard, Maxi Rodriguez, Raul Meireles (Jay Spearing 90), Fernando Torres (David Ngog 87), Dirk Kuyt (Jonjo Shelvey 83).

Chelsea: Petr Cech, John Terry, Alex, Ashley Cole, Branislav Ivanovic (Jose Bosingwa 70), John Mikel Obi, Yuri Zhirkov (Daniel Sturridge 76), Ramires, Florent Malouda, Nicolas Anelka, Salomon Kalou (Didier Drogba 45).

»»  Baca Selengkapnya...

Liverpool Tinggalkan Zona Degradasi

Bolton - Gol tunggal Maxi Rodriguez membawa Liverpool membungkam Bolton Wanderers 1-0. Kemenangan ini juga membawa The Reds lepas dari zona degradasi.

Bagi Liverpool, kemenangan ini merupakan yang ketiga musim ini atau yang kedua dalam dua pekan terakhir. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama dalam laga tandang mereka di Premier League musim ini. Sebaliknya bagi Bolton, ini merupakan kekalahan pertama mereka di kandang sendiri.

Dengan kemenangan ini, Liverpool akhirnya melepaskan diri dari zona degradasi. Skuad arahan Roy Hodgson itu kini duduk di urutan 12 klasemen sementara dengan nilai 12. Sementara itu, Bolton duduk di urutan 10, juga dengan nilai 12.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang berlangsung di Reebok Stadium, Minggu (31/10/2010) malam WIB, Liverpool sedikit lebih dominan dengan menguasai 59% ball possession.

'Si Merah' yang mengandalkan Fernando Torres di depan mencoba megambil inisiatif serangan di awal-awal babak pertama. Pada menit kedelapan, Torres mendapatkan kesempatan usai Zat Knight salah memberikan operan. Sial bagi Torres, sepakannya masih gagal menemui sasaran.

Di sisi lain lapangan, Johan Elmander dan Kevin Davies bahu-membahu membongkar pertahanan Liverpool. Namun serangan Bolton masih terbilang sporadis. Kesempatan emas pertama baru mereka dapat di menit 22.

Dari luar kotak penalti, Stuart Holden menyambar bola hasil umpan Davies dengan kaki kirinya. Si kulit bundar meluncur deras ke arah gawang sebelum Jose Reina melakukan penyelamatan gemilang. Gawang Liverpool aman.

Semenit jelang babak pertama usai, Bolton mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Liverpool. Tapi tendangan yang dieksekusi Matthew Taylor mengarah tepat ke pelukan Reina.

Di babak kedua, saling serang antara kedua tim masih berlanjut. Liverpool mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol lagi pada menit 71 melalui Maxi Rodriguez.

Gelandang asal Argentina itu menyambut sundulan Torres dengan sebuah tendangan overhead. Namun usahanya ini masih belum membuahkan hasil. Sepakannya melambung di atas mistar gawang.

Dua menit berselang, Bolton membalas melalui sepakan keras Elmander. Reina masihterlalu tangguh. Kiper asal Spanyol itu masih bisa memblok sepakan Elmander.

Pada menit 76, tendangan bebas Taylor disundul ke arah tiang jauh oleh Davies. Bola meluncur tipis di sisi gawang Liverpool, dan Holden yang berada di dekat sana gagal untuk menjangkaunya.

Maxi akhirnya menjadi pahlawan bagi timnya setelah menerima operan tumit Torres di menit 85. Dengan tenang, ia melepaskan tendangan kaki kanan ke arah gawang Bolton dan, meski Jussi Jaaskelainen sempat sedikit menepisnya, bola berhasil masuk ke dalam gawang.

Bolton masih memberikan perlawanan di menit 91 melalui sepakan Fabrice Muamba. Tetapi sepakan Muamba mengarah tepat ke tangkapan Reina. Pada akhirnya, gol Maxi menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini.

Susunan Pemain

Bolton: Jussi Jaaskelainen, Gary Cahill, Zat Knight, Paul Robinson, Gretar Rafn Steinsson, Fabrice Muamba, Stuart Holden, Matthew Taylor (Robbie Blake 87), Lee Chung-Yong (Rodrigo 74), Johan Elmander (Ivan Klasnic 82), Kevin Davies.

Liverpool: Jose Reina, Marti Skrtel, Sotirios Kyrgiakos, Paul Konchesky, Jamie Carragher, Raul Meireles (Christian Poulsen 90), Lucas Leiva, Joe Cole (David Ngog 62), Maxi Rodriguez, Steven Gerrard, Fernando Torres.
»»  Baca Selengkapnya...

Fergie: Tak Ada Pembelian di Januari


Beritabola.com Manchester - Sir Alex Ferguson sudah puas dengan skuad yang dimilikinya saat ini. Maka, manajer Manchester United itu menegaskan tak akan ada pembelian pemain pada Januari nanti.

Ada beberapa alasan yang membuat pria asal Skotlandia itu memutuskan demikian. Salah satunya, adalah faktor pertandingan di kancah Eropa. Fergie meyebut, bakal ada banyak pemain yang terkena cup-tied alias tak bisa bermain di kancah Eropa lantaran sudah pernah berlaga dengan klub lain. Alhasil pilihannya pun terbatas.

"Kami tak akan membeli siapa pun Januari nanti, jelas tidak. Jika Anda menginginkan seseorang untuk bermain di Eropa, Anda jelas terbatas. Ada banyak pemain yang berstatus cup-tied," paparnya di ESPN Star.

Alih-alih membeli pemain baru, Fergie memilih untuk menunggu beberapa pemainnya sembuh dari cedera. Mereka di antaranya adalah Antonio Valencia, Michael Owen dan, yang tak disebutkannya, Owen Hargreaves.

"Masih ada lima bulan menuju akhir musim. Saya masih memiliki Antonio Valencia yang saya harap akan kembali di akhir Februari. Ini artinya akan ada pemain baru yang kembali. Jika Michael Owen juga pulih, maka ada pemain baru lainnya yang kembali."

"Jadi, dengan skuad yang saya miliki, saya tak melihat alasan untuk membeli pemain lagi," tegasnya.

Valencia mengalami cedera patah kaki pada matchday I Liga Champions menghadapi Glasgow Rangers dan harus absen lama. Sementara Owen bermasalah dengan hamstringnya.

Selain nama-nama di atas, Fergie juga masih memiliki Wayne Rooney. Bomber internasional Inggris ini tengah beristirahat untuk memulihkan cedera engkelnya. Fergie menyebut, Rooney setidaknya harus beristirahat selama lima pekan.

"Dia harus mengembalikan kebugarannya. Saya pikir, lima pekan cukup untuk itu," tuntasnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Jelang Blackburn vs Chelsea - Ewood Park Bukanlah 'Taman Bermain'


London - Dengan penampilan apik yang dipertontonkan Chelsea saat ini boleh dibilang tak sulit untuk mengatasi tuan rumah Blackburn Rovers. Namun bagi John Terry Ewood Park bukanlah "taman bermain" karena laga bakal berjalan sulit bagi timnya.

Dengan torehan 12 gol di dua laga awalnya serta 103 gol yang dicetak musim lalu, apa yang ditunjukkan Chelsea dalam dua laga terakhir membuat pendukungnya kurang puas. Mereka hanya mampu imbang 0-0 dengan Aston Villa dan "cuma" menang 2-0 dari Wolverhampton Wanderers meski punya peluang banyak sepanjang laga.

Keluhan pun sempat dikeluarkan Carlo Ancelotti usai laga yang mana Chelsea terlalu banyak membuang peluang mencetak gol. Maka ini bakal jadi PR buat Carletto untuk mengasah Didier Drogba, Nicolas Anelka dan Florent Malouda agar lebih tajam di depan gawang.

Sebab lawan yang akan dihadapi Chelsea pekan ini adalah Blackburn. Meski terpuruk di posisi ke-17, The Rovers bukanlah lawan yang mudah bagi The Blues. Sebab dalam dua pertemuan terakhir di kandang lawan, Chelsea selalu berhasil diimbangi. Hasilnya adalah 3-3 di Piala Liga dan 1-1 di liga, keduanya musim lalu.

Kewaspadaan pun langsung muncul dari sang kapten Terry mengingat Rovers lewat permainan kerasnya sering membuat lawan kesulitan. Meski banyak dikritik karena gaya yang cenderung kasar, namun bagi Terry sah-sah saja jika sebuah tim tampil seperti apa pun untuk menang.

"Apa yang dikatakan soal tim seperti Blackburn, Wolves dan Stoke adalah tidak adil," ucap Terry di ESPN Star.

"Kami tidak bisa mengharapkan datang ke Ewood Park untuk menang hanya karena kami Chelsea," sambungnya.

"Pertama dan yang paling penting adalah kami ke sana adalah untuk melawan mereka. Kami harus siap dengan apa pun," tegas bek berpaspor Inggris itu.
»»  Baca Selengkapnya...

Fabianski Mantap, Almunia Bagaimana?


Sudah sebulan Manuel Almunia tak mengawal gawang Arsenal. Penggantinya Lukasz Fabianski tampil cukup meyakinkan. Bagaimana nasib Almunia? Soal ini Arsene Wenger punya jawabannya.

Penampilan terakhir Almunia adalah dalam laga melawan West Bromwich Albion, 25 September silam. Saat itu kiper asal Spanyol kebobolan tiga gol dan Arsenal menyerah 2-3.

Sejak itu Wenger mempercayakan posisi shot stopper kepada Fabianski. Kiper Polandia ini identik dengan blunder. Namun kali ini ia berhasil menjawab kepercayaan sang manajer.

Fabianski sejauh ini sudah tampil dalam lima partai resmi yang dilakoni Arsenal. Hasilnya tim Gudang Peluru menang empat kali dan sekali kalah. Dalam periode tersebut kiper kelahiran 18 April 1985 itu kebobolan rata-rata satu gol tiap laga.

"Dari pertandingan ke pertandingan, Fabianski menunjukkan apa yang kita lihat saat latihan. Kadang dalam pekerjaan Anda harus tegar dan melawan opini yang beredar. Ketika Anda mengetahui bahwa pemain memiliki bakat dan Anda yakin akan hal itu, maka semuanya akan lebih mudah," ujar Wenger seperti dikutip dari situs resmi Arsenal.

Penampilan Fabianski yang memuaskan sejauh ini berpotensi membuat Almunia tersingkir. Wenger memiliki jawabannya soal kiper yang membela Arsenal sejak 2004 itu.

"Saya tidak pernah mengatakan secara pasti kapan Almunia bakal bermain lagi karena kita selalu ingin kebebasan dalam melakukan perubahan. Perubahan dilakukan ketika diperlukan. Saat ini, dengan melihat seperti apa penampilan Almunia, maka dia sama sekali tidak bisa disalahkan," demikian The Professor.
»»  Baca Selengkapnya...

Ronaldo: Rooney ke Madrid? Sulit

Ronaldo: Rooney ke Madrid? Sulit

Madrid - Sempat terdengar kabar bahwa Real Madrid berniat untuk mendatangkan Wayne Rooney musim depan. Namun, Cristiano Ronaldo, mantan rekan sekaligus teman dekat Rooney, mengatakan bahwa hal itu sulit terwujud.

Ketertarikan Madrid terhadap Rooney bukanlah tanpa alasan. Selain El Real memang doyan mengumpulkan pemain bintang, performa Rooney musim ini memang ciamik. Musim ini pemain berusia 24 tahun itu sudah mencetak 34 gol di semua kompetisi.

Madrid pun dikabarkan siap membayar mahal untuk mendatangkan penyerang Manchester United itu. Apalagi The Red Devils tengah dililit utang yang cukup besar, maka semakin besarlah kemungkinan Rooney untuk bergabung.

Ronaldo yang pernah bekerjasama dengan Rooney di MU pun tak keberatan jika suami dari Coleen itu hijrah ke Santiago Bernabeu. Bahkan CR9 tak ragu-ragu mengakui jika dirinya ingin bisa seklub lagi dengan Rooney--meski ia tak menyebut di klub mana.

Hanya saja Ronaldo mengungkapkan jalan Madrid untuk meminang mantan temannya itu cukup sulit. Bukan apa-apa, Rooney, seperti diungkapkan Ronaldo, sudah sangat betah bermukim di Old Trafford.

"Saya masih berteman dengan baik dengan Wayne Rooney, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Saya pikir Rooney sangat bahagia di Manchester," ucapnya seperti dilansir ESPN Star.

"Dan jika Madrid ingin mendatangkannya, saya kira ia tak akan mau bergabung dengan saya di sini."

Jika demikian halnya dengan Rooney, maka Ronaldo punya komentar lain mengenai pelatih Inter Milan, Jose Mourinho. Ronaldo oke-oke saja jika The Special One menjadi pelatihnya di Madrid.

"Dia adalah pelatih spesial. Dia telah menunjukkan bahwa dia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Mungkin orang-orang membencinya karena dia berada di atas. Dengan karakternya, dia adalah orang yang luar biasa," puji Ronaldo.
»»  Baca Selengkapnya...

Arsenal Butuh Sebuah Gol


Getty ImagesLondon - Arsenal butuh sebuah gol di masa injury time untuk memastikan kemenangan atas Wolverhampton. Meski susah payah, Arsene Wenger melihat hasil laga tersebut sebagai bukti kekuatan mental timnya.

Nicklas Bendtner menjadi pahlawan kemenangan Arsenal saat menjamu Wolverhampton di Emirates Stadium, Sabtu (3/4/2010) malam WIB. Tandukannya di masa injury time memberi The Gunners kemenangan penting dengan skor tipis 1-0.

Hasil tersebut punya arti sangat besar buat Arsenal terkait persaingan meraih gelar juara Premier League. Manuel Almunia dkk kini terpaut tiga angka atas Chelsea di puncak klasemen dan tertinggal dua poin dari Manchester United di tangga kedua.

Meski haru berjuang susah payah sebelum akhirnya mengamankan tiga poin, Wenger justru terlihat sangat puas. Kemenangan di menit akhir tersebut disebutnya sebagai gambaran determinasi dan kekuatan mental pemainnya untuk tidak menyerah di persaingan menjadi juara Liga musim ini.

"Kami akan bertarung hingga akhir. Masih ada lima pertandingan tersisa dan masih ada kesempatan buat kami," sahut Wenger usai pertandingan seperti dikutip dari Yahoosport.

"Wolves punya kiper yang hebat dan bertahan dengan baik dan semakin lama kami gagal mencetak gol itu membuat kepercayaan diri mereka semakin besar. Kami harus bersabar," lanjut Wenger dalam konferensi pers usai laga.

Wenger layak bersuka cita dengan kemenangan tersebut karena skuad Arsenal kini tengah dihantam cedera pemain. Dalam beberapa hari ke belakang tim 'Gudang Peluru' dapat kabar buruk terkait cedera dan absennya Cesc Fabregas serta William Gallas.

"Setelah pertandingan Liga Champions midweek kemarin kami butuh tiga poin untuk bisa bertahan di perebutan gelar, tapi kami harus menunggu lama untuk bisa mencetak gol."

"Tim saya tak pernah menyerah, sesuatu yang sudah berulang mereka tunjukkan musim ini. Tim ini punya kekuatan mental yang luar biasa dan hasrat untuk tetap melangkah. Salah satu alasan kami bisa mencetak banyak gol telat adalah dominasi teknis yang kami miliki," simpul pria Prancis itu.
»»  Baca Selengkapnya...

Rooney cedera

Rooney mengalami cedera kala The Red Devils bertanding melawan Bayern Munich di Liga Champion tengah pekan ini. Cedera yang dialaminya pun dikabarkan serius sehingga ada yang menyebut bahwa Rooney harus istirahat selama empat pekan.

Mengingat Rooney sudah mencetak 34 gol musim ini, bisa dibilang dengan absennya dia maka MU kehilangan pendulang gol utamanya. Tetapi Vidic bersikeras bahwa masih ada pemain lain yang bisa menggantikan posisi Rooney.

"Kami sudah menunjukkannya musim ini bahwa kami bermain sebagai tim. Tim kami tak hanya satu orang," ujar bek asal Serbia ini di ESPN Star.

"Wayne memang tengah menjalani musim yang hebat. Dia luar biasa, salah satu pemain terbaik di dunia."

"Tetapi terkadang kita kehilangan seorang pemain besar dan pemain lainnya harus siap," tukas Vidic.

Tanpa kehadiran Rooney, 'Setan Merah' akan mengandalkan Dimitar Berbatov yang akhir pekan lalu mencetak dua gol ke gawang Bolton Wanderers. Kemungkinan besar, Berbatov akan dipasangkan dengan penyerang muda, Federico Macheda.
(dtc/roz)
»»  Baca Selengkapnya...
Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com bola-mania-football.blogspot.com 2010-11-09 monthly 0.5